Bagian Kapal dan Tipsnya yang Harus Diketahui Sebelum Berlayar

Bagian Kapal dan Tipsnya yang Harus Diketahui Sebelum Berlayar

Kapal merupakan moda transportasi yang memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah bisa digunakan di media air yang tidak semua kendaraan bisa melaluinya. Di dalamnya, ada berbagai bagian kapal yang berfungsi sesuai dengan perannya masing-masing. Dengan menjalankan peran dan fungsinya sebaik mungkin, maka kapal akan bekerja dengan baik dan membuat perjalanan menjadi lebih lancar bukan?

Berbagai jenis kapal digunakan sesuai dengan fungsinya. Misalnya adalah kapal komersil yang digunakan untuk transportasi umum. Kapal barang akan digunakan untuk mengangkut barang saja, dan berbagai jenis kapal yang lainnya. Dengan mengetahui bagian kapal ini juga akan menjadikan pengetahuan baru dalam dunia perkapalan. 

Bagian pada Kapal sebagai Komponen Utama 

Ada berbagai komponen dalam kapal yang akan membuat kinerja kapal menjadi optimal. Mengenal bagian kapal ini juga akan memudahkan berbagai awak kapal untuk melakukan operasi pada kapal. Ada apa saja ya?

1. Buritan

Bagian pada Kapal sebagai Komponen Utama
Doc. PSSI

Bagian dari kapal ini berada di kapal bagian belakang. Di sana akan ada beberapa instrumen yang berguna untuk mengendalikan kapal. Beberapa jenis buritan didesain sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Dengan menggunakan buritan pastinya akan memudahkan awak kapal. Jenisnya antara lain siku, sendok, dan miring.

2. Propeller

Bagian pada Kapal sebagai Komponen Utama
(www.wartsila.com)

Bagian selanjutnya adalah propeller yang berupa baling-baling. Nantinya ketika baling-baling berputar, maka akan menggerakan kapal dan bisa diubah arah putarnya. Dengan demikian akan membuat daya dorong yang lebih maksimal.

Beberapa jenis propeller yang digunakan adalah propeller biasa, azimuth thrusters, tunnel thrusters, electrical pods, voith schneider propeller dan waterjets. Semuanya digunakan sesuai dengan kebutuhan.

3. Cerobong Kapal

cerobong

Kapal akan semakin efektif adalah cerobong. Penggunaan cerobong tentu saja untuk membuang sisa pembakaran pada hasil bahan bakar laut sehingga menghasilkan asap.

4. Kulit Kapal

Bagian ini adalah bagian terluar dari kapal dan bisa berasal dari berbagai jenis komponen. Misalnya adalah alumunium, kayu, baja, besin, dan lain sebagainya dengan bentuk plat. Nantinya akan disusun dengan bentuk yang melajur pada badan kapal. Disebut juga dengan istilah ship shell. Nantinya lapisan ini juga bisa berguna sebagai lapisan anti air.

5. Geladak Utama

Geladak Utama
(Wikipedia)

Salah satu bagian kapal yang pasti ada adalah geladak kapal. Geladak ini disebut juga dengan lantai kapal. Bahan yang digunakan untuk geladak ini adalah kayu, baja, fiberglass, dan gasing. Untuk memperluat geladak kapal, maka akan diberi lapisan lagi dari kayu yang tahan dengan berbagai kondisi seperti perubahan suhu dan resapan air.

Geladak ini juga perlu memperhatikan bagian licin atau tidaknya lantai. Penggunaan material dalam bagian kapal ini harus kering. Biasanya kayu yang bagus untuk geladak ini adalah jenis kayu cemara dan teak.


Komponen Kapal yang Penting

Bridge atau Anjungan
(jateng.tribunnews.com)

Beberapa komponen lain yang cukup penting selanjutnya ada beberapa hal. Berikut ini adalah beberapa komponen kapal yang ada dalam bagian kapal.

1. Bridge atau Anjungan

Dalam bagian kapal, ada yang dinamakan dengan brigde atau anjungan. Bagian ini merupakan sebuah tempat di mana menjadi tempat bagi para awak kapal melakukan navigasi dan mengoperasikan. Navigasi yang ada di dalamnya harus lengkap untuk mempermudah proses perjalanan dalam laut.

Berbagai jenis peralatan yang wajib ada di dalamnya antara lain alat kemudi, kompas yang menggunakan arah mata angin lengkap, teropong, radar, global positioning satellite atau GPS, perangkat komando mesin dan radio komunikasi.

2. Lambung kapal

Salah satu bagian kapal yang juga penting adalah lambung kapal. Bagian ini juga kadang dikenal dengan nama hul. Komponen ini mempunyai daya apung yang tinggi sehingga menjadikan kapal tidak akan tenggelam dan terus mengapung di atas air. Biasanya lambung kapal ini didesain tahan terhadap gesekan dan harus kuat dalam menahan kecepatan tinggi.

Lambung memiliki peranan yang penting yaitu untuk menjaga kestabilan kapal ketika sedang melaju di perairan. Macam bentuk lambung antara lain kapal lambung datar, lambung v, lambung ponton, lambung katamaran dan lambung terowongan.

3. Bak Kapal

Dalam komponen kapal, bak bisa menjadi salah satu hal yang berguna untuk mempermudah proses bongkar pasang geladak. Dengan bak, bisa digunakan untuk menyimpan berbagai perlaatan lain. Misalnya adalah jangkar hingga aneka tali.

4. Lunas Kapal

Mengapa dinamakan sebagai lunas? Komponen ini adalah bagian kapal yang berada di bagian bawah kapal. Jenis lunas sendiri memiliki variasi yang berbeda. Mulai dari lunas lambung, lunas tegak, hingga lunas dasar. Ketiganya memiliki fungsinya sendiri-sendiri.

Untuk lunas dasar ini memiliki tebal sebesar 35 persen atas kulit kapal. Lunas tegak dipasang memanjang sepanjang kapal. Dan lunas lambung akan berperan sebagai pelindung kapal ketika kapal akan kandas. 

Beberapa bagian kapal ini pastinya akan memegang peranan yang penting dalam berlangsungnya suatu kapal untuk melaju. Selain itu, masih ada komponen lain yang cukup penting.

Baca juga: Penggunaan Geotextile dalam Penanganan Stabilitas Lereng


Komponen Kapal  yang Wajib Ada

Berbagai komponen ini harus tersedia dalam kapal sehingga menjadi kapal yang sesuai dengan standar dalam penggunaan kapal. Apa saja ya?

1. Double Bottom atau DB

Bagian kapal ini biasanya berupa sekat yang dipasang sesuai dengan tinggi atau ukuran kapal. Dengan menggunakan DB maka akan berguna dalam menyimpan air, ballast, hingga minyak. Ketika kapal mengalami kebocoran, maka akan membuat kapal sedikit lebih aman dan menekan risiko. Kelemahannya adalah membuat kapal menjadi lebih berat dan harus mengurangi muatan kapal.

2. Sekat Pelanggaran pada Kapal

Komponen kapal yang harus diketahui selanjutnya adalah sekat pelanggaran. Sekat ini berguna untuk mencegah kebocoran kapal. Jika kebocoran terjadi, kapal akan tetap melaju sebab memiliki cadangan dalam sekat ini.

Selain beberapa bagian di atas, ada juga bagian yang penting. Salah satu bagiannya adalah berbagai jenis perlengkapan kapal yang wajib ada. Perlengkapan yang wajib ada misalnya adalah alat keselamatan


Mengenal Perlengkapan Alat Keselamatan Kapal

lifebelt 5110857 1920

Keselamatan penumpang dan awak buah kapal harus menjadi sebuah prioritas ketika seseorang menggunakan kapal untuk menyebrang, kita juga harus mengetahui cara menyelamatkan diri dari kapal tenggelam. Baik kapal besar maupun kecil, alat keselamatan harus tersedia di kapal sehingga memudahkan seseorang dalam melakukan penyelamatan diri ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Apa saja sih alat keselamatan kapal yang biasa dijumpai di dalamnya?

1. Sekoci penyelamat (life boat)

Bagian kapal yang penting dan wajib ada  dalam berbagai kapal yang besar adalah sekoci darurat. Sekoci ini disebut juga dengan sekoci penyelamat atau life boat. Keberadaan sekoci ini sangat penting dalam proses penyelamatan. Hal ini berkaitan dengan membawa penumpang kapla ketika terjadi hal kecelakaan di kapal utama atau hal berbahaya lainnya. Sekoci ini biasanya akan diletakkan di bagian kanan dan kiri kaapal, bisa juga diletakkan di deck sekoci. 

Jumlah umum sekoci sesuai standar juga sudah ditetapkan. Jika menggunaan kapal barang, biasanya sekoci hanya ada dua. Tetapi, jika berupa kapal besar yang digunakan untuk mengangkut penumpang orang, maka jumlah sekocinya adalah 12 buah dan disesuaikan dengan kebutuhan. Penggunaan sekoci sebagai media penyelamat dalam kapal ini menjadi hal yang penting untuk dipertahankan bukan? Sekoci ini dibuat dari berbagai jenis bahan, mulai dari logam, kayu, hingga fiberglass.

Sekoci yang sesuai dengan standar juga harus berisikan beberapa alat keselamatan seperti P3K, makanan, minuman, rompi pelampung, dan lain sebagainya.

2. Pelampung Penolong Bentuk Cincin (Ring Life Buoys) di Kapal

Jika ada seseorang yang tenggelam, maka gunakanlah pelampung jenis ini. Biasanya alat ini digunakan untuk menolong orang agar tetap mengapung di air. Bagian kapal satu ini wajib ada baik itu kapal besar maupun kecil. Dengan memiliki berbagai alat keselamatan pastinya akan membuat perjalanan lebih tenang.

3. Jaket atau Rompi Penolong (Life Jackets)

Salah satu alat keselamatan yang wajib ada dan menjadi bagian dari kapal adalah jaket atau rompi penolong. Dengan menggunakan media ini, bisa digunakan untuk mengapung di atas air ketika ada hal bahaya. Warna pelampung ini harus mencolok dan mudah dikenali sehingga memudahkan tim penolong. Jaket yang benar juga harus memiliki peluit untuk memanggil tim evakuasi.

4. Bagian Rakit Penolong Tiup (Inflatable Liferaft)

Ketika melakukan penyelamatan, perlu adanya rakit penolong yang bisa digunakan untuk menyelamatkan korban. Rakit jenis ini biasanya berupa rakit tiup dengan mode pengisian angin. Alat ini digunakan untuk sekoci cadangan jika sekoci penyelamat tidak bisa digunakan atau kurang. Rakit ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai kelengkapan keselamatan diri. Mulai dari makanan dan P3K dengan kapasitas 25 orang dalam satu rakit.

Sekarang banyak distributor peralatan kapal yang lengkap. Termasuk juga alat keselamatan kapal yang wajib disediakan di setiap kapal yang beroperasi.

Baca juga: Hindari 7 Makanan Penyebab Stroke


Tips Berada di Kapal

speed boat 938407 1920

Dalam melakukan perjalanan, pastinya penting untuk melakukan kesiapan diri atas risiko yang mungkin ditimbulkan. Bagian kapal yang terlalu detail pastinya sulit dipahami oleh orang awam. Oleh karena itu, jika terjadi hal yang tidak diinginkan, pastikan untuk bisa menangani diri sendiri. Penting untuk mengetahui berbagai tips saat berada di kapal. Apa saja sih?

1. Mengamati Kondisi Kapal dan Selalu Peka

Salah satu upaya untuk selamat ketika di kapal adalah peka dengan berbagai kondisi di sekitar kita. Perhatikan jumlah muatan, mulai dari penumpang, barang, hingga kendaraan yang ada di dalamnya. Jika merasakan oleng saat di dermaga karena muatan yang banyak, tanyakan pada petugas.

2. Memastikan Ada atau Tidaknya Pelampung

Pelampung menjadi alat keselamatan yang penting di kapal untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Bagian kapal satu ini wajib ada sehingga tanyakan pada petugas kapal. Ketahui pula di mana lokasi penyimpanan pelampung ini.

3. Pastikan adanya sekoci penyelamat

Hal ini juga penting untuk ditanyakan kepada petugas tentang ada atau tidaknya sekoci dalam kapal. Biasanya kapal yang sesuai dengan standar harus memiliki sekoci untuk menampung semua penumpang.

4. Siapkan Obat Jika Mudah Mabuk Laut

Mabuk laut memang menjadi salah satu hal tidak menyenangkan. gelombang laut akan membuat kapal bergoyang dan membuat mudah mual. Maka siapkan obat pribadi untuk mengurangi rasa mual. Sebelum naik kapal, kamu juga bisa minum obat anti mual terlebih dahulu.

5. Jangan mudah panik dan ikuti arahan petugas

Jika ada bagian kapal yang mengalami kerusakan atau ada hal yang tidak diinginkan, jangan panik. Tetap tenang dan ikuti arahan dari petugas. Ketika panik, biasanya akan membuat kita bertindak tidak rasional dan bisa membahayakan.

Demikian tadi beberapa penjelasan mengenai bagian kapal hingga tips ketika di atas kapal sesuai dengan prosedur. Semoga membantu!